Foto : Tampak Depan RS STS Tebo
ARSYNEWS.id, TEBO - Beredar kabar jika terjadi permasalahan antara management Rumah Sakit (RS) Sultan Thaha Saipuddin (STS) Tebo dan Dokter spesialis, hal ini dibenarkan oleh PJ Bupati Tebo Aspan.
Diakui Aspan, telah mendapatkan laporan ini dari pihak management dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo telah berupaya mediasi kedua belah pihak.
Permasalahan ini sempat mengganggu pelayanan RS STS Tebo, karena Dokter mogok dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.
"Sudah 2 kali saya mediasi, antara dokter dan management, dan alhamdullilah pelayanan kembali normal," ungkapnya, Jum'at (02/09/2022).
Kata PJ Bupati Tebo Aspan, menurut Dokter spesialis, jika ada ketidaksesuaian atau tidak pas dari management RS STS Tebo. Bahkan mereka menilai, jika management RS STS diktator.
Lebih lanjut, pendapat dari Dokter spesialis tidak serta merta bisa langsung diturutin oleh Pemkab dengan melakukan pergantian di tubuh management. Karena semuanya, ada regulasinya.
Ia pun melakukan penelusuran dengan bertanya ke pegawai dan juga ke pihak yang lain, seperti staf RS STS Tebo hingga ke satpam. Namun mereka, tidak sependapat dengan Dokter spesialis.
Kedepan, ia meminta kepada Dokter untuk menyampaikan ke Pemkab Tebo. Jangan melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, dengan melakukan mogok kerja.(Red_Arn)
Posting Komentar